Logo UMP
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

FK UMP Perkuat Budaya Keselamatan Pasien melalui Pemantauan dan Evaluasi Selama Satu Tahun

FK UMP Perkuat Budaya Keselamatan Pasien melalui Pemantauan dan Evaluasi Selama Satu Tahun

Palembang – Komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (FK UMP) dalam mewujudkan lingkungan pendidikan dan pelayanan klinik yang aman terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi keselamatan pasien yang dilaksanakan secara berkelanjutan selama satu tahun.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya FK UMP memastikan bahwa prinsip keselamatan pasien tidak hanya dipahami sebagai sebuah standar, tetapi juga diterapkan dalam proses pendidikan dan pelayanan klinik. Pemantauan dilakukan melalui pelaporan insiden keselamatan pasien serta evaluasi budaya keselamatan pasien melalui Safety Attitudes Questionnaire (SAQ) yang melibatkan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter dan dosen pendidik klinik.
Budaya Keselamatan Pasien Menunjukkan Hasil Positif

Hasil Kuesioner Pernyataan Dosen Pendidik Klinik

Hasil Kuesioner Pernyataan Mahasiswa

Hasil evaluasi selama satu tahun menunjukkan bahwa secara umum budaya keselamatan pasien di lingkungan pendidikan klinik FK UMP telah berjalan dengan baik. Mahasiswa dan dosen pendidik klinik menunjukkan persepsi yang positif terhadap berbagai aspek keselamatan pasien, mulai dari kerja sama tim, iklim keselamatan, kondisi kerja, hingga dukungan dalam proses pembelajaran klinik.
Pada aspek kerja sama tim, kolaborasi antara dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya dinilai telah berjalan dengan baik. Kondisi ini menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan pelayanan yang aman, sekaligus mendukung proses pembelajaran mahasiswa di lingkungan klinik.
Di sisi lain, hasil evaluasi juga menjadi bahan refleksi bagi FK UMP. Masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat, khususnya keberanian dalam menyampaikan isu keselamatan secara langsung, keterbukaan dalam melaporkan insiden, serta optimalisasi komunikasi agar potensi risiko terhadap keselamatan pasien dapat diminimalkan.
Setiap Insiden Menjadi Pembelajaran
Dalam pemantauan selama satu tahun, tercatat satu Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) berupa medication error pada wahana pendidikan klinik. Insiden tersebut segera ditindaklanjuti melalui tindakan korektif dan pemantauan kondisi pasien. Selanjutnya, insiden dilakukan verifikasi, klasifikasi, dan analisis menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengetahui faktor penyebab dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
FK UMP menempatkan pelaporan insiden sebagai bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan sistem. Pendekatan no blame culture terus didorong agar setiap kejadian dapat dibahas secara terbuka dan menjadi bahan evaluasi bersama, bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan.
Evaluasi Dilanjutkan dengan Tindak Lanjut
Hasil pemantauan dan evaluasi tidak berhenti pada penyusunan laporan. FK UMP juga menetapkan sejumlah tindak lanjut, di antaranya peningkatan keterampilan dokter muda dalam penulisan resep, penyusunan regulasi terkait pendampingan dokter muda oleh apoteker saat memberikan obat kepada pasien, serta peningkatan kompetensi dokter muda. Selain itu, dilakukan koordinasi untuk memperjelas kewenangan klinis dokter muda selama berada di Klinik Dokter Keluarga (KDK).
Melalui proses pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut tersebut, FK UMP terus berupaya membangun budaya keselamatan pasien yang terbuka, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Evaluasi selama satu tahun menjadi pijakan penting untuk melihat capaian sekaligus menentukan area yang masih perlu diperbaiki.
Ke depan, kerja sama seluruh sivitas akademika dan tenaga kesehatan akan terus diperkuat agar keselamatan pasien menjadi bagian yang melekat dalam setiap proses pendidikan dan pelayanan klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Dengan demikian, upaya peningkatan mutu tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kesadaran dan komitmen kuat terhadap keselamatan pasien.

Buka WhatsApp
1
hallo butuh bantuan?
care
Hallo! apa yang bisa kami bantu?