PENGUATAN KARAKTER MELALUI AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang tidak hanya berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang ilmu kedokteran, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui penguatan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), mahasiswa dibimbing untuk mengintegrasikan kompetensi akademik dengan nilai spiritual dalam setiap aspek kehidupan dan profesinya.
Pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan untuk menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, etika, serta tanggung jawab moral sebagai calon tenaga kesehatan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan medis yang berkualitas, tetapi juga memiliki landasan agama yang kuat sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Melalui pendekatan pendidikan yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan profesional, dan pembinaan karakter Islami, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang berupaya mencetak dokter yang kompeten, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
PRAKTIK AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN
Sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter Islami dan penguatan kompetensi spiritual mahasiswa, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan berbagai kegiatan praktik Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman serta keterampilan dalam menjalankan ajaran Islam secara benar sesuai tuntunan syariat.
Berbagai praktik yang dilaksanakan meliputi praktik ibadah sehari-hari seperti tata cara wudhu dan shalat sesuai tuntunan Rasulullah SAW, praktik penyelenggaraan jenazah yang mencakup memandikan jenazah, mengkafani, menshalatkan, hingga tata cara pemakaman jenazah. Selain itu, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai etika Islami dalam kehidupan sosial maupun profesi sebagai tenaga kesehatan.
Melalui kegiatan praktik AIK ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis mengenai ajaran Islam, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang diharapkan menjadi dokter yang kompeten secara akademik, profesional dalam menjalankan tugas, serta memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
PENGAJIAN RUTIN SIVITAS AKADEMIK
Sebagai bagian dari upaya membentuk tenaga kesehatan yang unggul dan berkarakter, Fakultas Kedokteran secara rutin menyelenggarakan kegiatan pengajian yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan spiritual untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta nilai-nilai moral dalam kehidupan akademik dan profesional.
Melalui pengajian rutin, sivitas akademika diharapkan senantiasa menjaga kedekatan dengan ajaran agama di tengah kesibukan dunia pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sehingga setiap individu tidak hanya berkembang dalam aspek intelektual, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan mampu menjadi dokter yang profesional, humanis, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
TADARUS DAN TAHFIDZ QUR'AN
Fakultas Kedokteran tidak hanya berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul dalam bidang ilmu kedokteran, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki landasan spiritual yang kuat. Sebagai wujud komitmen tersebut, Fakultas Kedokteran secara rutin menyelenggarakan kegiatan tadarus Al-Qur’an dan setor hafalan bagi mahasiswa sebagai bagian dari pembinaan karakter Islami.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an, meningkatkan kualitas bacaan, serta mengembangkan hafalan secara bertahap dan berkelanjutan. Tadarus dan setor hafalan Al-Qur’an menjadi sarana untuk menyeimbangkan pencapaian akademik dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan dan keterampilan profesional, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, serta akhlak yang baik dalam menjalani kehidupan dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Dengan pembiasaan ini, Fakultas Kedokteran berupaya mencetak dokter yang tidak hanya kompeten dan profesional, tetapi juga berkarakter Islami, humanis, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan profesinya.
